Just another Blogdetik.com weblog

Berjumpa Cinta Di Mana-Mana

Cerita manusia adalah cerita derita, demikian bisik seorang kawan. Di Pakistan, belum lama Bhenazir Bhutto menginjakkan kaki di tanah kelahirannya, lehernya sudah ditembus peluru sampai tewas. Di Kamboja, pendeta Buddha berkelahi dengan polisi. Amerika Serikat yang menjadi tauladan dunia menjadi penghalang kesepakatan untuk mengurangi dampak pemanasan global. Gempa, tsunami,  kelaparan, mengunjungi semua pojokan bumi.
Di negeri [...]

Cinta, Kedamaian, Pencerahan

Dalam banyak hal, Barat menyimpan tanda-tanda ke mana peradaban  bergerak. Industrialisasi,  demokrasi,  kapitalisme, feminisme hanyalah sebagian hal yang awalnya terjadi di Barat, kemudian menerjang ke seluruh dunia. 
Kepunahan agama
Siapa saja yang rajin ke Barat di abad 21 ini, boleh bertanya ‘what is your religion?’. Dan siap-siaplah dijawab: stupid question. Seorang pengajar di perguruan tinggi di Melbourne, [...]

Bahagia Menjadi Nomer Dua

Puluhan tahun lalu, David C Mc. Clleland pernah dikenal dengan idenya tentang masyarakat berprestasi. Hampir setiap negara, korporasi tertarik mempercepat pertumbuhan dengan menginjeksikan virus motivasi berprestasi. Fundamental dalam ide ini, kehidupan hanya layak dijalani bila menjadi nomer satu. Dan sekian puluh tahun setelah ide ini berlalu, tampaknya penyebaran virusnya masih berjalan cepat.
Di dunia korporasi, pusat [...]

Derita Kuta, Derita Kita

Lima tahun lalu persisnya 12 Oktober 2002 untuk pertama kalinya bom teroris meledak di Kuta Bali. Ratusan nyawa melayang. Kendati warga Australia yang paling banyak jadi korban, namun di depan kematian yang menyayat tidak lagi relevan bercerita tentang kewarganegaraan. Lebih relevan bercerita derita-derita manusia.
Semua manusia mau bahagia, tapi sebagian manusia kesehariannya menimbulkan luka-luka penuh derita. [...]

Menyentuh Kedamaian

Sejumlah wisatawan yang datang ke Bali, heran membaca peringatan berbunyi: ’pemulung dilarang masuk’ di mana-mana. Bagi yang punya empati dan memahami psiko-linguistik (ada cermin kejiwaan dalam pilihan-pilihan kata yang  digunakan dalam keseharian) akan bertanya, ada apa di pulau kedamaian Bali?
Persahabatan, pengertian, kesabaran, kebaikan adalah ciri-ciri tempat penuh kedamaian. Dengan banyaknya papan ’pemulung dilarang masuk’ di [...]

Pesan Akhir Pekan 5 Juni 2009

AMERIKA, OBAMA, dan MASA DEPAN PERADABAN
Pidato presiden Amerika Serikat Barack Obama di Kairo Mesir yang merangkul umat Islam amat menyentuh. Tidak saja akan menjadi awal persahabatan Amerika Serikat-Islam yang selama ini membeku sehabis meledaknya menara Kembar WTC NY 2001 lalu, tetapi juga bisa menjadi awal peradaban manusia yang lebih segar sekaligus cerah.
Perbedaan yang selama ini [...]

Semuanya sedang Terbakar

Seorang sahabat artis mengeluh berat di sebuah pertemuan. Hidup di zaman ini katanya serba salah. Baca koran membuat kepala mudah terbakar amarah. Tidak dibaca membuat kita tidak mengerti pembicaraan orang lain. Mendengar komentar seperti itu, ada yang menimpali lebih seru lagi. Jangankan politik, kekuasaan dan uang yang membawa bibit-bibit terbakar dari sananya, agama saja yang [...]

Manusia dengan Berkah Agung

Dalam ilmu-ilmu manusia, sudah lama dikenal rumus ’kita bisa menjadi apa yang kita pikirkan’. Ketika perang dingin antara AS-Soviet demikian menakutkan, pikiran kolektif manusia berpikir bagaimana ia segera berakhir. Dan keruntuhan Soviet membuat perang dingin berakhir, digantikan dengan kedigdayaan AS yang tidak tertandingi. Bom teroris yang meraung-raung, kemudian berusaha menjadi pengimbang. Ini disusul oleh bom [...]

Pesan Akhir Pekan 22 Mei 2009

Awakening the energy of compassion
(Membangunkan kekuatan kebaikan)
Kebocoran energi di mana-mana. Mungkin itu kesimpulan sederhana bagi kehidupan manusia di mana-mana. Kemarahan, kesalahpahaman, kebodohan yang berakibat pada peperangan, teroris, konflik, perkelahian, perceraian, perampokan telah merambat ke mana-mana.
Kepemimpinan dan kekuasaan yang diharapkan bisa mengurangi semua ini, kemudian menghadirkan langkah-langkah pembenahan, ternyata melangkah terbalik, bukan mengurangi kerumitan menjadi kesederhanaan [...]

Keindahan di Puncak Borobudur

Borobudur adalah sebuah ‘buku tua’ yang terbuka. Banyak sudah yang mencoba membacanya. Namun sebagaimana buku lain, kebenarannya jadi probabilistik ketika diolah oleh pikiran manusia. Dalam terang pemahaman seperti ini, tidak ada niat sepercik pun untuk menempatkan kepingan-kepingan keindahan dalam tulisan ini sebagai satu-satunya keindahan. Untuk itu, izinkan tulisan ini melaksanakan tugas probabilistiknya.
Seperti mau diolah indah [...]